Tuesday, September 13, 2016

4 Nabi yang Masih Hidup

Hasil gambar untuk nabi isa
Al-Quran dan Firman Allah telah menjelaskan secara gamblang bahwa Nabi dan Rasul merupakan manusia pilihan yang bertugas menyampaikan Wahyu Allah kepada seluruh umat manusia. Setiap era dan peradaban berlangsung, selalu ada sosok Nabi dan Rasul yang bertugas meluruskan penyimpangan yang dilakukan oleh umat manusia di masa itu.

Walaupun ditunjuk sebagai manusia pilihan, sebagaimana manusia pada umumnya, Nabi dan Rasul juga mengalami kematian dan sakaratul maut. Hampir semua Nabi dan Rasul yang diturunkan mengalami kematian. Namun, Al-Quran mencatat ada 4 Nabi dan Rasul yang hingga kini masih hidup. DI mana keberadaan mereka saat ini?

1. Nabi Khidir Alaihissalam
Nabi Khidir Alaihissalam berada di kisaran abad ke-4 atau tepatnya hidup pada masa pemerintahan Raja Iskandar Dzul Qarnain pada tahun 322 SM (dikenal dalam sejarah dunia sebagai Raja Alexander The Great).
Walau tidak tercatat secara resmi dalam kisah 25 Nabi dan Rasul, namun Nabi Khidir dikenal dalam kisah perjalanan Nabi Musa A.S. Terkenal sebagai sosok yang cerdas dan penuh filosofi. Konon Nabi Khidir menyertai perjalanan Iskandar Zulkarnain mencari mata air keabadian. Kisah perjalanan Nabi Khidir ini dimuat dalam sebuah kitab karangan Syeikh Muhammad bin Ahmad bin Iyas.
“Bahwa Rasulullah SAW bersabda, ada seorang anak dari Sam bin Nuh AS telah meminum air kehidupan, lalu ia dapat hidup lama”. Maka pergilah Raja Zulkarnain bersama Nabi Khidir AS, untuk meminum air kehidupan. Namun yang berhasil meminumnya adalah Nabi khidir AS, sedangkan Raja Zulkarnain tidak berhasil menemui air kehidupan tersebut.”
Hingga kini, keberadaan Nabi Khidir di muka bumi masih misterius.

2. Kisah Nabi Idris AS
Berbeda dengan Nabi Khidir, keberadaan Nabi Idris saat ini diketahui sudah berada di surga. Nabi Idris dikenal sebagai nabi yang cerdas dan cekatan.
Bagaimana Nabi Idris bisa berada di surga saat ini? Awal kisah ini bermula ketika Allah memerintahkan malaikat maut untuk mencabut nyawa Nabi Idris. Ketika mendatangi Nabi Idris dan menyampaikan tujuannya, Nabi Idris pun setuju dengan syarat setelah dicabut nyawanya dia ingin dihidupkan kembali.
Allah SWT pun mengabulkan permohonannya ini lalu Nabi Idris dibawa ke akhirat oleh malaikat maut untuk melihat kondisi umat manusia yang ada di sana. Tiba-tiba Nabi Idris meminta izin kepada malaikat untuk mengambil sepatunya yang tertinggal di Surga. Malaikat pun mengizinkannya. Tiba di surga dan mengambil sepatunya, malaikat lantas mengajak Nabi Idris pulang namun Nabi Idris tidak ingin keluar dari Surga.
“Ya Idris, keluarlah!. Tidak, wahai Malaikat Maut, kerana Allah SWT telah berfirman bermaksud: “Setiap yang berjiwa akan merasakan mati.” (Ali-Imran: 185)
Sedangkan saya telah merasakan kematian. Dan Allah berfirman yang bermaksud:
“Dan tidak ada seorang pun daripadamu, melainkan mendatangi Neraka itu.” (Maryam: 71)
Dan saya pun telah mendatangi Neraka itu. Dan firman Allah lagi yang bermaksud:
“… Dan mereka sekali-kali tidak akan dikeluarkan daripadanya (Syurga).” (Al-Hijr: 48)
Maka Allah menurunkan wahyu kepada Malaikat Maut itu: “Biarkanlah dia, kerana Aku telah menetapkan di azali, bahawa ia akan bertempat tinggal di Syurga.” 
Sejak saat itu, Nabi Idris pun tercatat sebagai salah satu Nabi yang hidup hingga kini di Surga.

3. Kisah Nabi Ilyas Alaihissalam
Nabi Ilyas pun tercatat sebagai salah satu Nabi yang diberikan keistimewaan hidup hingga kini. Pada suatu masa, malaikat maut bermaksud datang kepada Nabi Ilyas untuk mencabut nyawanya. Namun Nabi Ilyas menangis kepada malaikat maut. Setelah ditanya alasannya, Nabi Ilyas mengaku bersedih meninggalkan dunia karena tidak akan lagi memiliki kesempatan untuk berzikir kepada Allah.
Allah pun mendengar kesedihan Nabi Ilyas lalu menurunkan wahyu agar malaikat maut menunda pencabutan nyawa Nabi Ilyas. Hingga kini, Nabi Ilyas diduga masih hidup dan terus berzikir kepada Allah.

4. Kisah Nabi Isa Alaihissalam
Nabi Isa difirmankan dalam Injil dan Quran hingga kini adalah sosok nabi yang masih hidup. Dalam Islam, Nabi Isa diselamatkan dari penyaliban kaum Romawi dan Yahudi di Nazareth, sedangkan dalam agama Kristen diyakini bahwa Nabi Isa dibangkitkan kembali pasca peristiwa penyaliban.



Singgasana Ratu Saba’

Hasil gambar untuk singgasana ratu saba
Kisah tentang kerajaan Nabi Sulaiman menjadi cerita yang menarik dan terus lestari dari generasi ke generasi. Al-Qur’an pun menceritakan dengan cukup detail, namun kita tidak sepenuhnya mampu memahami inti pesan yang Allah SAWT sampaikan lewat ayat-ayat itu.
Tidak sedikit dari kita hanya menceritakan kembali apa yang pernah kita dengar dari orang tua atau kakek kita, tanpa pernah meneliti kembali bagian-bagian penting dari kisah itu, sehingga bisa melepaskan diri dari kesalahan yang mungkin diwariskan secara turun-temurun.
Bagian yang cukup penting yang perlu kita teliti kembali adalah, mengenai siapa yang berhasil memindahkan singgasana Ratu Saba’ ke dalam istana Nabi Sulaiman.
Sebagian besar dari kita mungkin mendapatkan cerita bahwa yang memindahkan singgasana itu adalah jin Ifrit, karena dia dikenal sebagai jin yang cerdik dan kuat secara fisik. Akan tetapi, mari kita teliti kembali bagian-bagian dari ayat al-Qur’an yang menceritakan hal ini.
(٣٩)قَالَ عِفْريتٌ مِنَ الْجِنِّ أَنَا آتِيكَ بِهِ قَبْلَ أَنْ تَقُومَ مِنْ مَقَامِكَ وَإِنِّي عَلَيْهِ لَقَوِيٌّ أَمِينٌ
قَالَ الَّذِي عِنْدَهُ عِلْمٌ مِنَ الْكِتَابِ أَنَا آتِيكَ بِهِ قَبْلَ أَنْ يَرْتَدَّ إِلَيْكَ طَرْفُكَ فَلَمَّا رَآهُ مُسْتَقِرًّا عِنْدَهُ قَالَ هَذَا مِنْ فَضْلِ رَبِّي لِيَبْلُوَنِي
(٤٠)أَأَشْكُرُ أَمْ أَكْفُرُ وَمَنْ شَكَرَ فَإِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهِ وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ رَبِّي غَنِيٌّ كَرِيمٌ

“Ifrit dari golongan jin berkata, ‘Akulah yang akan membawanya kepadamu sebelum engkau berdiri dari tempat dudukmu; dan sungguh, aku kuat melakukannya dan dapat dipercaya.’ Seorang yang mempunyai ilmu dari kitab berkata, ‘Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip.’ Maka ketika dia (Sulaiman) melihat singgasana itu terletak di hadapannya, dia pun berkata, ‘Ini termasuk karunia Rabbku untuk mengujiku, apakah aku bersyukur atau mengingkari (nikmat-Nya). Barangsiapa bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri, dan barang siapa ingkar, maka sesungguhnya Rabbku Mahakaya, Mahamulia,’”(QS. An-Naml: 39-40).

Monday, September 12, 2016

Ciri Penghuni Surga

Hasil gambar untuk berbakti kepada kedua orang tua

Surga adalah impian setiap manusia. Namun kita juga sadar untuk bisa masuk surga bukan perkara yang mudah. Memang kelihatan mudah, tapi dalam prakteknya akan lebih sulit dari teorinya. Tapi untuk bocoran calon para penghuni surga akan kita bahas. Yang di maksud di sini adalah sifat dari para calon penghuni surga. 
.

1. Beriman dan Bertakwa kepada Allah SWT
Umat yang beriman, tidak cukup hanya mengatakan secara lisan, tapi juga harus
dibuktikan dengan mematuhi segala peraturan yang telah
ditentukan Allah dalam bentuk menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala
larangan-Nya.



2. Berbakti kepada Kedua Orang Tua



Tatacara berbakti kepada ortu yg masih hidup berdasarkan
ayat-ayat Al-Qur’an dan hadist Nabi:
1. Menaati perintah Orang tua
Sepanjang tdk bertentangan dgn syariat Allah SWT.
2. Berbicara lemah lembut, sopan, tdk mengeraskan suara, dan tdk memotong
perkataan keduanya.
3. Memelihara kehormatan, kemuliaan, dan hak-hak keduanya.
4. Melakukan hal-hal yg dpt membahagiakan keduanya, memberikan apa yg diminta oleh keduanya, serta selalu
memenuhi sgala kebutuhannya.



Tatacara berbakti kepada ortu yg telah wafat :
1. Dalam kepengurusan jenazah turut memandikan, menshalati, & mengantarkan ke pekuburan.
2. Memohonkan ampun bagi mereka.
3. Memenuhi janji dan hutang keduanya.
4. Memuliakan teman & kerabat mereka dan mejaga silaturahmi.
5. Mendoakan mereka, karena doa seorang anak sangat dibutuhkan oleh mereka.
6. Menjalankan wasiat mereka sebagai bentuk baktinya kpd
orang tua.



3. Gemar Melakukan Ibadah
Umat yang melaksanakan ibadah fardhu secara sempurna dan ibadah sunah secara istiqomah, dipastikan akan meraih pahala dua kali lipat dan mendapatkan rezeki yang mulia, berupa surga. Beberapa ibadah fardhu dan sunnah antara lain:
1. Shalat Fardhu dan Sunah
2. Puasa Ramadhan dan Puasa Sunah
3. Memperbanyak Sedekah
4. Menjadikan Al-Qur’an sebagai Sahabat



4. Menjaga Kehormatan dan Menutup Aurat
Kaum Muslimin dan Muslimat bahwasanya
ketika dirinya memakai jilbab (wanita) itu mengandung nilai ibadah.
Disamping bukti ketaatan kepada hukum Allah SWT,
memakai jilbab atau berbusana muslimah merupakan tindakan
preventif atau pencegahan dari pandangan laki-laki yang menjadi penyebab awal terjaidnya perzinahan.



5. Pandai Menjaga Lisan
Menjaga lisan artinya menahan diri dari perkataan yang sia-sia, tidak bermanfaat, berbohong, menyakiti orang lain, dan dari
bentuk-bentuk lisan yang tidak baik.



6. Selalu Melakukan Dzikir
Orang yang gemar berdzikir akan dicintai Allah, hidupnya selalu mendapat kemudahan dan keberuntungan.




Semoga kita juga Masuk Surganya Allah SWT... Aamiin

Seandainya Hari Ini Terakhir

Hasil gambar untuk tombol on off
Saat baca pesan singkat dari teman saya dan membaca isi pesannya saya langsung diam dan sedikit terhenyak.Saat semalam tidurpun pikiran saya tetap di penuhi dengan isi pesan singkat dari teman saya itu.Sampai jam tidur saya terganggu gara-gara isi pesan singkat dari teman saya itu. Saat pagi hari apapun yang saya lakukan dan kerjakan pikiran saya tetap tak pernah lepas dari isi pesan singkat itu.Begitu mengusiknya kata-kata pesan singkat itu sampai membuat pikiran saya tersita semuanya ke situ.

Isi pesan itu adalah "SEANDAINYA HARI INI ADALAH HARI TERAKHIR SAYA HIDUP.."apa yang akan saya lakukan hari ini saat kata_kata itu di tujukan kepada saya.Saya berpikir sudah siapkah saya kalau memang ini adalah hari terakhir saya untuk hidup dan apa yang akan saya lakukan di hari terakhir saya hidup?
Saya sangat menyayangi keluarga saya dan saya masih ingin menikmati dan menghabiskan hari-hari saya bersama suami dan anak saya.Tanpa terasa air mata saya keluar saat saya melihat suami dan anak saya menikmati sarapan mereka.Betapa berharga dan berartinya mereka buat saya.Dan saya masih belum ingin meninggalkan mereka,saya masih ingin merasakan hangatnya pelukan dan dekapan dari suami dan anak saya,saat pagi hari saya membuka mata mereka berdualah yang ingin saya lihat sebelum saya memulai hari saya.

Ingat isi pesan singkat dari teman saya "SEANDAINYA HARI INI ADALAH HARI TERAKHIR SAYA HIDUP" maka saya hanya ingin melakukan yang terbaik dan paling baik buat orang-orang yang saya sayangi..karena saya tahu suatu hari nanti saat hidup saya berakhir maka" SAYA AKAN MENJADI KENANGAN BAGI SESEORANG YANG MENYAYANGI SAYA DAN MENGENAL SAYA" Karena itu kalau sampai hari ini adalah hari terakhir dalam hidup saya maka saya akan meninggalkan kenangan yang indah buat suami dan anak saya juga kenangan yang indah untuk sahabat-sahabat saya.Karena yang saya tahu waktu tidak dapat di putar ulang,maka lakukan yang terbaik buat orang-orang yang kita sayangi,berikan kenangan yang indah buat setiap orang yang kita sayangi,sayangi orang-orang yang menyanyangi kita.Berikan waktu yang terbaik buat orang-orang yang kita sayangi,berikan yang terbaik buat orang-orang yang telah melakukan yang terbaik untuk kita.Perhatian yang kecil tapi tulus tanpa kita sadari akan memberi kebahagiaan buat orang lain.

Seandainya hari ini adalah hari terakhir saya hidup maka saya akan melakukan yang terbaik buat semua orang yang saya sayangi dan berarti buat hidup saya.Karena saya ingin orang-orang yang saya sayangi mempunyai kenangan yang indah bersama saya.

Sunday, September 11, 2016

Tersenyumlah ...

Hasil gambar untuk senyum ikhlas


Saya adalah ibu dari tiga orang anak dan baru saja menyelesaikan kuliah saya di sebuah Universitas di Jerman. Kelas terakhir yang harus saya ambil adalah Sosiologi. Sang Dosen sangat inspiratif, dengan kualitas yang saya harapkan setiap orang memilikinya. Tugas terakhir yang diberikan ke para siswanya diberi nama “Smiling.” Seluruh siswa diminta untuk pergi ke luar dan memberikan senyumnya kepada tiga orang asing yang ditemuinya dan mendokumentasikan reaksi mereka.

Setelah itu setiap siswa diminta untuk mempresentasikan didepan kelas. Saya adalah seorang yang periang, mudah bersahabat dan selalu tersenyum pada setiap orang. Jadi, saya pikir,tugas ini sangatlah mudah. Setelah menerima tugas tsb, saya bergegas menemui suami saya dan anak bungsu saya yang menunggu di taman di halaman kampus, untuk pergi kerestoran McDonald’s yang berada di sekitar kampus.

Pagi itu udaranya sangat dingin dan kering. Sewaktu suami saya akan masuk dalam antrian, saya menyela dan meminta agar dia saja yang menemani si bungsu sambil mencari tempat duduk yang masih kosong.Ketika saya sedang dalam antrian, menunggu untuk dilayani, mendadak setiap orang di sekitar kami bergerak menyingkir, dan bahkan orang yang semula antri dibelakang saya ikut menyingkir keluar dari antrian.

Suatu perasaan panik menguasai diri saya, ketika berbalik dan melihat mengapa mereka semua pada menyingkir ? Saat berbalik itulah saya membaui suatu “bau badan kotor” yang cukup menyengat, ternyata tepat di belakang saya berdiri dua orang lelaki tunawisma yang sangat dekil! Saya bingung, dan tidak mampu bergerak sama sekali. 
Ketika saya menunduk, tanpa sengaja mata saya menatap laki-laki yang lebih pendek, yang berdiri lebih dekat dengan saya, dan ia sedang “tersenyum” kearah saya.

Lelaki ini bermata biru, sorot matanya tajam, tapi juga memancarkan kasih sayang. Ia menatap kearah saya, seolah ia meminta agar saya dapat menerima ‘kehadirannya’ ditempat itu.Ia menyapa “Good day!” sambil tetap tersenyum dan sembari menghitung beberapa koin yang disiapkan untuk membayar makanan yang akan dipesan. Secara spontan saya membalas senyumnya, dan seketika teringat oleh saya ‘tugas’ yang diberikan oleh dosen saya.

Lelaki kedua sedang memainkan tangannya dengan gerakan aneh berdiri di belakang temannya. Saya segera menyadari bahwa lelaki kedua itu menderita defisiensi mental, dan lelaki dengan mata biru itu adalah “penolong”nya. Saya merasa sangat prihatin setelah mengetahui bahwa ternyata dalam antrian itu kini hanya tinggal saya bersama mereka,dan kami bertiga tiba2 saja sudah sampai didepan counter.

Ketika wanita muda di counter menanyakan kepada saya apa yang ingin saya pesan, saya persilahkan kedua lelaki ini untuk memesan duluan. Lelaki bermata biru segera memesan “Kopi saja, satu cangkir Nona.” Ternyata dari koin yang terkumpul hanya itulah yang mampu dibeli oleh mereka (sudah menjadi aturan direstoran disini, jika ingin duduk di dalam restoran dan menghangatkan tubuh, maka orang harus membeli sesuatu).

Tampaknya kedua orang ini hanya ingin menghangatkan badan. Tiba-tiba saja saya diserang oleh rasa iba yang membuat saya sempat terpaku beberapa saat, sambil mata saya mengikuti langkah mereka mencari tempat duduk yang jauh terpisah dari tamu-tamu lainnya, yang hampir semuanya sedang mengamati mereka.. Pada saat yang bersamaan, saya baru menyadari bahwa saat itu semua mata di restoran itu juga sedang tertuju ke diri saya, dan pasti juga melihat semua ‘tindakan’ saya.

Saya baru tersadar setelah petugas di counter itu menyapa saya untuk ketiga kalinya menanyakan apa yang ingin saya pesan. Saya tersenyum dan minta diberikan dua paket makan pagi (diluar pesanan saya) dalam nampan terpisah. Setelah membayar semua pesanan, saya minta bantuan petugas lain yang ada di counter itu untuk mengantarkan nampan pesanan saya ke meja/tempat duduk suami dan anak saya.

Sementara saya membawa nampan lainnya berjalan melingkari sudut kearah meja yang telah dipilih kedua lelaki itu untuk beristirahat. Saya letakkan nampan berisi makanan itu di atas mejanya, dan meletakkan tangan saya di atas punggung telapak tangan dingin lelaki bemata biru itu, sambil saya berucap “makanan ini telah saya pesan untuk kalian berdua.” Kembali mata biru itu menatap dalam ke arah saya, kini mata itu mulai basah berkaca-kaca dan dia hanya mampu berkata “Terima kasih banyak, nyonya.”

Saya mencoba tetap menguasai diri saya, sambil menepuk bahunya saya berkata “Sesungguhnya bukan saya yang melakukan ini untuk kalian, Tuhan juga berada di sekitar sini dan telah membisikkan sesuatu ketelinga saya untuk menyampaikan makanan ini kepada kalian.” Mendengar ucapan saya, si Mata Biru tidak kuasa menahan haru dan memeluk lelaki kedua sambil terisak-isak.

Saat itu ingin sekali saya merengkuh kedua lelaki itu. Saya sudah tidak dapat menahan tangis ketika saya berjalan meninggalkan mereka dan bergabung dengan suami dan anak saya, yang tidak jauh dari tempat duduk mereka. Ketika saya duduk suami saya mencoba meredakan tangis saya sambil tersenyum dan berkata “Sekarang saya tahu, kenapa Tuhan mengirimkan dirimu menjadi istriku, yang pasti, untuk memberikan ‘keteduhan’ bagi diriku dan anak-anakku! ” Kami saling berpegangan tangan beberapa saat dan saat itu kami benar-benar bersyukur dan menyadari,bahwa hanya karena ‘bisikanNYA’ lah kami telah mampu memanfaatkan ‘kesempatan’ untuk dapat berbuat sesuatu bagi orang lain yang sedang sangat membutuhkan.

Ketika kami sedang menyantap makanan, dimulai dari tamu yang akan meninggalkan restoran dan disusul oleh beberapa tamu lainnya, mereka satu persatu menghampiri meja kami, untuk sekedar ingin ‘berjabat tangan’ dengan kami. Salah satu diantaranya, seorang bapak, memegangi tangan saya, dan berucap “Tanganmu ini telah memberikan pelajaran yang mahal bagi kami semua yang berada disini, jika suatu saat saya diberi kesempatan olehNYA, saya akan lakukan seperti yang telah kamu contohkan tadi kepada kami.” Saya hanya bisa berucap “terima kasih” sambil tersenyum.

Sebelum beranjak meninggalkan restoran saya sempatkan untuk melihat kearah kedua lelaki itu, dan seolah ada ‘magnit’ yang menghubungkan bathin kami, mereka langsung menoleh kearah kami sambil tersenyum, lalu melambai-lambaikkan tangannya kearah kami. Dalam perjalanan pulang saya merenungkan kembali apa yang telah saya lakukan terhadap kedua orang tunawisma tadi, itu benar-benar ‘tindakan’ yang tidak pernah terpikir oleh saya.

Pengalaman hari itu menunjukkan kepada saya betapa ‘kasih sayang’ Tuhan itu sangat HANGAT dan INDAH sekali! Saya kembali ke college, pada hari terakhir kuliah dengan ‘cerita’ ini ditangan saya. Saya menyerahkan ‘paper’ saya kepada dosen saya. Dan keesokan harinya, sebelum memulai kuliahnya saya dipanggil dosen saya ke depan kelas, ia melihat kepada saya dan berkata, “Bolehkah saya membagikan ceritamu ini kepada yang lain?” dengan senang hati saya mengiyakan. Ketika akan memulai kuliahnya dia meminta perhatian dari kelas untuk membacakan paper saya.

Ia mulai membaca, para siswapun mendengarkan dengan seksama cerita sang dosen, dan ruangan kuliah menjadi sunyi. Dengan cara dan gaya yang dimiliki sang dosen dalam membawakan ceritanya, membuat para siswa yang hadir di ruang kuliah itu seolah ikut melihat bagaimana sesungguhnya kejadian itu berlangsung, sehingga para siswi yang duduk di deretan belakang didekat saya diantaranya datang memeluk saya untuk mengungkapkan perasaan harunya. Diakhir pembacaan paper tersebut, sang dosen sengaja menutup ceritanya dengan mengutip salah satu kalimat yang saya tulis diakhir paper saya .

“Tersenyumlah dengan ‘HATImu’, dan kau akan mengetahui betapa ‘dahsyat’ dampak yang ditimbulkan oleh senyummu itu.”

Dengan caraNYA sendiri, Tuhan telah ‘menggunakan’ diri saya untuk menyentuh orang-orang yang ada di McDonald’s, suamiku, anakku, guruku, dan setiap siswa yang menghadiri kuliah di malam terakhir saya sebagai mahasiswi. Saya lulus dengan 1 pelajaran terbesar yang tidak pernah saya dapatkan di bangku kuliah manapun, yaitu: “PENERIMAAN TANPA SYARAT.” Banyak cerita tentang kasih sayang yang ditulis untuk bisa diresapi oleh para pembacanya, namun bagi siapa saja yang sempat membaca dan memaknai cerita ini diharapkan dapat mengambil pelajaran bagaimana cara MENCINTAI SESAMA, DENGAN MEMANFAATKAN SEDIKIT HARTA-BENDA YANG KITA MILIKI, dan bukannya MENCINTAI HARTA-BENDA YANG BUKAN MILIK KITA, DENGAN MEMANFAATKAN SESAMA!

Tuesday, September 6, 2016

Setanisme di Indonesia



Trans TV atau Televisi Transformasi Indonesia adalah sebuah stasiun televisi swasta Indonesia mulai secara terrestrial area di Jakarta, yang dimiliki oleh konglomerat Chairul Tanjung. Dengan motto "Milik Kita Bersama", konsep tayang stasiun ini tidak banyak berbeda dengan stasiun swasta lainnya. Trans TV adalah anak perusahaan PT Trans Corpora. Kantor Pusat stasiun ini berada di Studio TransTV, Jalan Kapten Pierre Tendean, Jakarta Selatan. Direktur Utama Trans TV saat ini adalah Wishnutama.

Trans TV memperoleh izin siaran didirikan pada tanggal 1 Agustus 1998 Trans TV mulai resmi disiarkan pada 10 November 2001 meski baru terhitung siaran percobaan, Trans TV sudah membangun Stasiun Relai TV-nya di Jakarta dan Bandung. Siaran percobaan dimulai dari seorang presenter yang menyapa pemirsa pukul 19.00 WIB malam. Trans TV kemudian pertama mengudara mulai diluncurkan diresmikan Presiden Megawati Soekarnoputri sejak tanggal 15 Desember 2001 sejak sekitar pukul 19.00 WIB Malam, TRANS TV memulai siaran secara resmi.

Freemason adalah sebuah organisasi persaudaraan (brotherhood) sekuler yang terbesar di dunia yang beranggotakan sekitar 6 juta orang dari kurang lebih 120 negara. Organisasi Freemason tidak memunyai pusat, setiap negara memunyai organisasi yang berdiri sendiri. Sekalipun demikian setiap organisasi Freemason di mana pun akan memunyai nomor pendirian dan berhubungan satu dengan lainnya. Freemason juga memunyai Master tertinggi yang merupakan master tertinggi dari seluruh Master Freemason yang bertugas melakukan koordinasi seluruh Freemason yang ada di dunia.

Freemason merupakan organisasi tertutup dan ketat dalam penerimaan anggota barunya. Organisasi ini bukan merupakan organisasi agama dan tidak berdasarkan pada teologi apapun. Tujuan utamanya adalah membangun persaudaraan dan pengertian bersama akan kebebasan berpikir dengan standar moral yang tinggi. Freemason sendiri adalah simbolik dari pengertian pekerja keras yang memunyai kebebasan berpikir. Kata masonberasal dari bahasa Perancis, maçon, yang artinya "tukang batu". Sekalipun organisasi ini merupakan organisasi hanya bagi kaum laki-laki namun kini sudah banyak pula kelompok Freemason wanita





Simbol mata satu atau All seeing eye, istilah ini berarti “mata yang melihat semua,” yaitu sebuah mata (mata Iblis) yang melihat segala sesuatu terutama untuk melihat dan mengontrol semua manusia di dunia ini. Iblis suka meniru apa yang Allah kerjakan dan all seeing eye juga adalah tiruan Iblis yang diambil dari lambang supreme being-nya bangsa Israel, namun agak berbeda sedikit dimana mata yang sebelumnya ada dua (sepasang) sekarang menjadi satu mata saja. Ke-Maha Melihatan Tuhan dan kepercayaan bangsa Israel bahwa mereka adalah biji mata Allah ditiru oleh Iblis.

Sebab Antikristus hendak membuat dirinya menjadi “maha melihat” dengan membuat sistem kontrol global pada dunia ini.

REALITY SHOW

BIG BROTHER INDONESIA

Satu lagi yang spektakuler persembahan dari TRANS TV, sebuah program yang sukses menggebrak dunia pertelevisian di lebih dari 70 negara dalam format The Real Reality Show. Kini TRANS TV menghadirkannya untuk Anda, sebuah ”Reality Show Pertama Yang Sesungguhnya”, BIG BROTHER Indonesia.

Program BIG BROTHER Indonesia menggunakan simbol mata yang pupilnya adalah sebuah lensa kamera, mengartikan bahwa setiap gerak-gerik para peserta akan selalu diawasi oleh puluhan kamera dan juga BIG BROTHER Indonesia.

Program reality show ini menghadirkan drama, konflik dan romance hasil dari interaksi manusia dengan karakter yang berbeda dan disatukan dalam sebuah rumah. Tidak ada interaksi dan komunikasi sama sekali dengan dunia luar. Ada peraturan yang harus dipatuhi dan tugas yang harus dipenuhi, yang juga bisa menghasilkan reward atau punishment. Setiap minggu akan ada peserta yang di deportasi berdasarkan SMS penonton, nominasi yang diajukan oleh peserta lain, dan tentunya yang ditetapkan oleh BIG BROTHER Indonesia bersama simPATI. Pada akhirnya, hanya akan ada 1 peserta yang bertahan di rumah BIG BROTHER Indonesia bersama simPATI dan berhak mendapat hadiah utama bernilai milyaran rupiah.

eserta program ini berjumlah 25 orang hasil audisi dari kurang lebih 6000 peserta di 4 kota yaitu, Bandung, Jakarta, Medan dan Surabaya. Ke dua puluh lima peserta ini masih akan diseleksi lagi menjadi 16 orang dan mereka ini lah yang nantinya akan menghuni rumah BIG BROTHER Indonesia bersama simPATI. Peserta dipilih berdasarkan analisa mendalam oleh tim yang terdiri dari psikolog profesional dan kru TRANS TV yang berpengalaman dengan menggunakan serangkaian test psikologi yang komprehensif.

Program in berbeda dari reality show lainnya yang pernah ada, karena tidak menggunakan script, penuh games dan tantangan yang menguras fisik maupun mental peserta, tidak ada interaksi dengan dunia luar, bahkan dengan kru sekalipun. Program ini pun menggunakan puluhan kamera 24 jam non stop dan teknologi broadcast termutakhir yang juga melibatkan ratusan kru.

Ke-25 peserta calon terpilih akan diundang ke Jakarta dan akan diperkenalkan sebelum Kick Off BIG BROTHER Indonesia bersama simPATI. Dalam acara kick off yang akan dilaksanakan tanggal 2 April 2011, akan diperkenalkan 16 peserta yang mendapat kesempatan untuk tinggal di rumah BIG BROTHER Indonesia bersama simPATI selama kurang lebih 120 hari. Kehidupan sehari-hari dari 16 peserta di rumah BIG BROTHER Indonesia bersama simPATI akan tayang di Diary BIG BROTHER Indonesia bersama simPATI setiap hari Senin – Jumat, mulai tanggal 4 April 2011 pukul 19.00 – 20.00 WIB. Peserta akan dideportasi dan ditayangkan langsung setiap hari Sabtu tiap minggunya. 


Acara Hiburan di Trans7- Hitam Putih Deddy Corbuzier
Jika anda ingin mencari tontonan hiburan reality show campuran antara pertunjukan seni sulap dan hipnotis sekaligus info tentang kabar terbaru gaya hidup artis atau orang terkenal lainnya, maka program acara Hitam Putih Trans 7 yang dibintangi oleh Pesulap dan Mentalis terkenal Indonesia, Deddy Corbuzier dapat menjadi pilihan tontonan anda di rumah.

Program acara Hitam Putih Trans 7 ditayangkan Setiap malam dari hari Senin hingga Jum`at pada jam 18.30 WIB - 19.30 WIB dengan mendatangkan berbagai bintang tamu dari kalangan artis maupun orang-orang heboh terkenal Indonesia lainnya.



Pentagram adalah sebuah lambang berbentuk bintang berujung lancip lima yang digambar dengan lima garis lurus. Kata pentagram sendiri berasal dari bahasa Yunani πεντάγραμμον (pentagrammon), bentuk kata kerja dari πεντάγραμμος (pentagrammos) atau πεντέγραμμος (pentegrammos), sebuah kata yang mempunyai makna "bergaris lima" atau "lima garis".
Nama tersebut menunjukkan bahwa pentagram bukanlah hanya sebuah bintang berujung lancip lima: lambang ini mesti terdiri dari lima garis, sehingga pentagram harus menunjukkan bagian dalamnya tersebut.
Planet Venus dan pemujaan dewi Venus telah dikaitkan dengan pentagram sejak zaman kuno. Jika dilihat dari Bumi dengan latar belakang rangkaian bintang (Zodiac), Venus membentuk sebuah bintang berujung lancip lima mengelilingi Matahari setiap delapan tahun sekali, dan kembali tepat ke letak awalnya setelah siklus sepanjang empat puluh tahun.
Pentagram digunakan secara simbolis pada masa Yunani kuno dan Babilonia. Pentagram dihubungkan dengan dunia sihir, dan banyak orang yang mempunyai kepercayaan paganisme mengenakan kalung berbentuk pentagram. Agama Kristen pernah menggunakan pentagram dengan umum untuk melambangkan lima luka Yesus, namun umat Kristen saat ini mengaitkan bentuk tersebut dengan Setan. Meskipun begitu, kebanyakan orang yang menggunakan bentuk ini bukanlah pemercaya Setan.
Pentagram yang sempurna paling mudah digambar dengan menggambar sebuah pentagon, menghubungkan sudut-sudutnya dengan garis dan menghapus pentagon yang terlebih dahulu digambar. Hal ini juga menunjukkan bahwa pentagram adalah poligon bintang

Nabi Khidir

Hasil gambar untuk nabi khidir
Ketika Nabi Musa ditanya oleh seorang pengikutnya dari Bani Israel, siapa yang paling berilmu. Nabi Musa menjawab bahwa dirinyalah yang paling berilmu itu. Tapi ternyata tidak menurut Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah menegurnya dan memberitahukan bahwa ada seorang hamba yang lebih tinggi ilmunya daripada dirinya. Siapakah dia?

Dalam suatu kisah di Al-Quran, diceritakan bahwa Nabi Khidir yang paling berilmu daripada Nabi Musa. Inilah yang membuat Nabi Musa ingin belajar padanya dan menambah ilmunya. Hingga akhirnya, ia meminta kepada Allah agar mempertemukan dirinya dengan Nabi Khidir.
Allah pun berfirman, “Bawalah bersama-sama kamu seekor ikan di dalam sangkar dan sekiranya ikan tersebut hilang, di situlah kamu akan bertemu dengan hamba-Ku itu.”
Nabi Musa kemudian menunaikan perintah Allah itu dengan membawa ikan di dalam wadah dan berangkat bersama pembantunya yang juga merupakan muridnya, Yusya bin Nun.
Mereka berdua akhirnya sampai di sebuah batu dan memutuskan untuk beristirahat sejenak karena telah menempuh perjalanan cukup jauh. Ikan yang mereka bawa di dalam wadah itu tiba-tiba meronta-ronta dan selanjutnya terjatuh ke dalam air. Allah SWT membuatkan aliran air untuk memudahkan ikan sampai ke laut. Yusya tertegun memperhatikan kebesaran Allah menghidupkan semula ikan yang telah mati itu.
Sesudah menyaksikan peristiwa dahsyat itu, Yusya tertidur. Dan ketika terbangun, dia lupa menceritakannya kepada Nabi Musa. Kemudian, mereka melanjutkan perjalanan. Lalu, Nabi Musa berkata kepada Yusya, “Bawalah kemari makanan kita, sesungguhnya kita telah merasa letih melakukan perjalanan ini,” (QS. Al-Kahfi: 62).

Dari situ, Yusya baru teringat dengan kejadian yang telah dilihat sebelumnya dan menceritakan kepada Nabi Musa, “Tahukah kamu tatkala kita mencari tempat berlindung di batu tadi, maka sesungguhnya aku lupa (menceritakan tentang) ikan itu dan tidak adalah yang melupakan aku untuk melupakannya kecuali syaithan dan ikan itu mengambil jalannya ke laut dengan cara yang aneh sekali,” (QS. Al-Kahfi: 63).
Akhirnya, Nabi Musa teringat akan tempat pertemuan dengan Hamba Allah itu. Ia baru tahu bahwa ia telah menemukan tempat tersebut. Kemudian, ia memutuskan untuk berbalik arah, menuju tempat tadi, yaitu batu yang menjadi tempat persinggahan mereka, tempat bertemunya dua buah lautan. Di sanalah, akhirnya Nabi Musa bertemu Nabi Khidir. Di manakah itu?
Terdapat banyak pendapat tentang tempat pertemuan Nabi Musa dengan Nabi Khidir. Ada yang mengatakan bahwa tempat tersebut adalah pertemuan Laut Romawi dengan Parsia yaitu tempat bertemunya Laut Merah dengan Samudra Hindia. Pendapat yang lain mengatakan bahwa lautan tersebut terletak di tempat pertemuan antara Laut Roma dengan Lautan Atlantik. Di samping itu, ada juga yang mengatakan bahwa lautan tersebut terletak di sebuah tempat yang bernama Ras Muhammad yaitu antara Teluk Suez dengan Teluk Aqabah di Laut Merah.
Dalam Al-Quran, Allah tidak menyebutkan tempat tersebut. Manusia hanya bisa mengira-ngira dengan akal dan pikirannya. Tetapi, tetap saja Allah-lah yang Mahatahu. Maka, tempat pertemuan itu tidak bisa diketahui dengan pasti. Wallahu ‘alam.


Dukhon

Saat ini di dunia dan juga tentu saja termasuk indonesia, sedang perjadi pandemi yang berasal dari corona. Nama legkapnya virus corona. Ata...