Friday, December 18, 2015

Nomor Darurat dalam Islam

Nomor-Nomor Darurat yang Perlu Dihubungi Segera


Dalam gambar yang menyebar luas di internet ini, tertulis nomor-nomor darurat yang perlu segeri dihubungi ketika Anda sedih, berdosa, mencari teman, mencari kedamanain, sedang dalam keadaan tertekan, mencari cinta dan keteanngan dan seterusnya.

Ya, maksud dari nomor itu adalah ayat Al Quran yang terkait dengan persoalan yang Anda hadapi. Sebagai contoh, ketika Anda sedang bersedih, bisa buka Al Quran 2:25 yang berbunyi:
وَبَشِّرِ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أَنَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ كُلَّمَا رُزِقُوا مِنْهَا مِنْ ثَمَرَةٍ رِزْقًا قَالُوا هَذَا الَّذِي رُزِقْنَا مِنْ قَبْلُ وَأُتُوا بِهِ مُتَشَابِهًا وَلَهُمْ فِيهَا أَزْوَاجٌ مُطَهَّرَةٌ وَهُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
Artinya: “ Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan:”Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu”. Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada isteri-isteri yang suci dan mereka kekal di dalamnya”. (QS. 2:25)

Begitupun ketika Anda sedang mencari kedamaian, bisa simak Al Quran 5:16 yang isinya.
يَهْدِي بِهِ اللّهُ مَنِ اتَّبَعَ رِضْوَانَهُ سُبُلَ السَّلاَمِ وَيُخْرِجُهُم مِّنِ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ بِإِذْنِهِ وَيَهْدِيهِمْ إِلَى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيمٍ
Artinya: Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridhaan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus (Q.S-5:16)
Demikian juga jika Anda merasa bosan kesusahan/kesulitan, bacalah Al Quran 94:5 yang berbunyi
فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا
Artinya: Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan (QS.94:5)

http://news.fimadani.com/read/2015/12/15/nomor-nomor-darurat-yang-perlu-dihubungi-segera/

Thursday, December 17, 2015

Mama Minta Waduk

Waduk Titab-Ularan akhirnya akan mulai resmi beroperasi tanggal 13 Desember 2015. Peresmian waduk terbesar di Pulau Bali ini dilakukan oleh mantan Presiden RI Megawati Soekarno Putri. OMG, Post power syndrome ya ...
 
Megawati datang ke lokasi waduk sekitar pukul 12.00 WITA ditemani (tapi kenyataannya yang menemani) Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuldjono, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, dan Bupati Buleleng Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana.

Megawati mengatakan sudah meminta izin (ngga usah minta ijin juga ngga masalah bu wkwkwk ...) kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk dilibatkan dalam proyek-proyek yang terbengkalai di masa pemerintahannya dulu, termasuk waduk yang perencanaannya sudah dilakukan sejak 2004 ini.

“Saya sampaikan kepada presiden kalau diizinkan, program pas waktu saya jadi presiden yang masalah terbengkalai bisa diikutsertakan,” kata Megawati dalam pidatonya di Bendungan Titab-Ularan, Buleleng, Bali, Minggu (13/12/2015).
Awalnya, kata Megawati, Basuki yang akan meresmikan proyek ini. Megawati mengaku hanya ingin melihat proses pengairan waduknya saja (ngeles mode on).
“Saya sendiri sebenarnya kaget karena tadinya bukan yang ditunjuk untuk meresmikan. Pak Jokowi titip salam, kalau saya resmikan itu program-program saya yang dulu terbengkalai,” kata Mega.
Pada kesempatan yang sama, Basuki mengatakan ini merupakan waduk kelima yang diresmikan sepanjang 2015 ini. Perencanaan dimulai 2004, lalu proyeknya baru jalan 2011 dan akhirnya selesai di akhir 2015.
“Sejak lebih dari 20 tahun lalu, sejak Ibu Megawati resmikan Waduk Wonorejo di Tulung Agung 2003 hari ini kita ada Ibu Megawati untuk resmikan,” ujar Basuki.
Sebagai waduk yang terbesar di Pulau Dewata, bendungan ini mampu menampung air sebanyak 12 juta meter kubik. Air dari waduk waduk dipakai untuk mengairi irigasi sebanyak 1.700 hektar dan air baku di Kabupaten Buleleng.
Waduk Ularan dibangun dengan membendung aliran Sungai Saba yang berada di perbatasan Desa Ularan dan Desa Rindikit, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng.

 


Sunday, December 13, 2015

Amanah Hilang, Kiamat Datang

Salah satu  sifat amanah pada diri Rasulullah SAW yang menjadikan ia mendapat julukan al-amin. Julukan tersebut didapatkan dari penduduk kota mekah pada masa itu. Rasulullah SAW merupakan sebaik-baiknya teladan bagi kita semua karena segala sifat dan kelakuannya selalu baik untuk dicontoh. Maka sifat amanah yang ada padanya patutlah kita contoh pula.

Apalagi jika kita termasuk golongan orang-orang yang memikul tanggung jawab atas banyak orang. Jika kita menjadi seorang pemimpin, atau orang yang dipercaya oleh pemimpin untuk menangani suatu perkara, atau menjaga sesuatu yang menjadi hak orang banyak, haruslah kita emban amanah itu dengan baik.

Karena sesungguhnya apabila tak demikian, maka kita termasuk orang-orang yang Rasulullah SAW wartakan akan ada di akhir zaman. Yaitu, mereka yang sifat amanahnya telah hilang dari hatinya, na’udzubillah.

Menempatkan orang yang tepat pada kedudukan yang tepat sangat menentukan eksistensi umat, kemajuan negara dan masyarakat, serta kebangkitan peradaban. Apabila sifat amanah sudah hilang, maka keadaan pun akan berantakan, moral akan rusak, dan orang-orang yang tidak kompeten pun akan menjadi pemegang kendali masyarakat. Akibatnya, kekacauan akan terjadi. Inilah yang akan terjadi menjelang hari kiamat, sebagaimana telah diwartakan oleh Nabi Muhammad SAW.

Hudzaifah RA meriwayatkan, bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Sifat amanah turun di dasar hati manusia, setelah itu turunlah al-Quran. Manusia pun mengetahui sifat amanah ini dari Al-Quran maupun Sunnah.” Lalu, beliau berbicara tentang diangkatnya sifat amanah ini dengan bersabda, “Ketika seseorang sedang tidur, sifat amanah ini diangkat dari dalam hatinya, dan pengaruhnya masih membekas seperti satu titik dalam hati. Kemudian pada tidur berikutnya, sifat amanah ini diangkat lagi dari dalam hatinya, sehingga bekasnya seperti kulit melepuh, bekas yang tertinggal dari diangkatnya amanah ini seperti bekas bara api yang mengenai kakimu sehingga melepuh. Lalu, kalian akan temukan pada hati orang ini satu benjolan, padahal di dalamnya tidak mengandung apa-apa. (Beliau lantas mengambil sebuah kerikil kecil dan menggelindingkannya di atas kaki beliau). Kemudian, masyarakat akan melakukan melakukan jual-beli, namun hampir tidak ada orang yang memegang amanah, sampai ada yang mengatakan, ‘Sesungguhnya di tengah-tengah Bani Fulan ada seseorang yang jujur.’ Sehingga orang-orang pun berkata tentang ini, ‘Betapa kuatnya ia! Betapa baiknya ia! Betapa pintarnya ia!’ Padahal, dalam hatinya tidak ada iman sedikit pun.”

Hudzaifah RA menuturkan, “Aku sudah melalui satu zaman, yang ketika itu aku tak peduli dengan siapa aku aja berjual-beli. Jika ia muslim maka aku serahkan jual-belinya kepada agamanya, jika ia seorang Yahudi atau Nasrani, maka aku serahkan jual-belinya kepada wakilnya (yang amanah). Sedangkan hari ini, aku tidak melakukan jual-beli kecuali dengan si fulan dan si fulan saja,” (HR. Bukhari dan Muslim).

Apabila moral kebanyakan orang sudah rusak, dan urusan mereka dipegang oleh yang bukan ahlinya, amanah pun akan hilang. Hilangnya sifat amanah adalah tanda kian dekatnya hari kiamat.

Abu Hurairah RA meriwayatkan, ketika Nabi Muhammad SAW sedang berbicara di suatu majlis, tiba-tiba datanglah seorang Arab-Badui dan bertanya kepada beliau, “Kapan hari kiamat akan terjadi?” Namun, Rasulullah SAW terus melanjutkan pembicaraan. Sebagian sahabat pun berguman, “Nabi mendengar perkataan orang Arab-Badui itu, namun beliau tidak suka dengan pertanyaanya.” Ada pula sahabat yang berkata, “Beliau bahkan tidak mendengarnya.” Setelah menyelesaikan pembicaraan beliau, Nabi SAW lalu bertanya, “Siapa tadi yang bertanya tentang hari kiamat?” Orang Arab-Badui itu lalu menjawab, “Aku, wahai Rasulullah.”

Nabi SAW pun bersabda, “Apabila sifat amanah sudah hilang, tunggulah kedatangan hari kiamat.” Orang Arab-Badui itu bertanya lagi, “Bagaimanakah hilangnya sifat amanah itu?” Beliau menjawab, “Apabila satu urusan sudah diserahkan kepada orang yang bukan ahlinya, maka tunggulah datangnya hari kiamat,”(HR. Bukhari).

Tanda ini benar-benar  sudah muncul secara jelas sekali dan sesuai dengan realitas kehidupan kita saat ini. Di zaman ini, betapa banyak pegawai negeri, karyawan di perguruan-perguran tinggi, mau pun pejabat pemerintah atau presiden malah (I Don't Read What I Sign), yang bertugas melayani kepentingan publik, yang tidak diangkat dari kalangan yang memiliki kemampuan dan kecakapan, serta yang paling amanah dalam mengemban tugas dan tanggung jawab. Yang diangkat malah mereka yang punya koneksi dengan seorang penguasa, atau mereka yang bisa menjaga kepentingan seorang pejabat, dan lain sebagainya.

Benar, “Apabila satu urusan sudah diserahkan kepada orang yang bukan ahlinya, maka tunggulah datangnya hari kiamat.”
 
I don’t read what I sign
I don’t think what I said
I don’t plan what I did
I don’t know everything
dan parahnya… I don’t think about that (#BukanUrusanSaya)
 
 

Kalahkan 70 Setan dengan Amalan Ini

Cara paling ampuh sekaligus cerdas untuk menghadapi pertempuran dengan setan adalah melakukan semua yang diperintahkan oleh Allah Ta’ala dan menegakkan sunnah-sunnah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Di dalam keduanya terdapat keselamatan dan jaminan keberhasilan, janji yang pasti ditepati, dan kebaikan tanpa batas bagi siapa yang meyakini dan bersungguh-sungguh mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Di antara banyak ajaran mulia itu, ada satu amalan yang terkesan remeh dan juga sederhana, tapi memiliki efek yang menakjubkan bagi keimanan seorang hamba. Lantaran kesan sederhana pula, banyak sekali orang-orang yang meremehkan sehingga urung menjadikannya sebagai prioritas dalam kehidupan sehari-hari. Padahal, Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menyebutkan, amalan ini hanya bisa dikerjakan jika seorang manusia telah mengalahkan 70 setan.

Dikisahkan oleh Syeikh Ibnu Muflih al-Maqdisi, tersebutlah seorang hamba yang digoda oleh setan beserta bala tentaranya. Setan membawa tujuh puluh anak buahnya untuk menggoda hamba tersebut. Maka ketujuhpuluh setan itu bergelantungan di kedua tangan, kedua kaki, mata, telinga, dan seluruh anggota tubuh si hamba tersebut.

“Aku,” kata salah seorang yang mengetahui hal itu, “akan memeranginya dengan tujuh puluh sedekah.” Tidak dijelaskan secara detail, apakah yang dimaksud melakukan sedekah sebanyak tujuh puluh kali, atau sekali memberikan sedekah terbaik dengan apa pun yang dimiliki.
Maka orang yang berniat sedekah ini pun pulang ke rumahnya. Dia mengambil sebuah kantong yang dipenuhi dengan gandum untuk dibagikan kepada fakir miskin dan orang-orang yang membutuhkan lainnya. “Tiba-tiba,” lanjut sang juru kisah, “istrinya melompat dan mengeluarkan seluruh isi kantong.”

Laki-laki ini pun berjalan gontai menuju masjid. Sesampainya di masjid, ia bergumam, “Aku telah mengalahkan tujuh puluh setan, tiba-tiba ‘ibu’nya datang dan mengalahkanku.”
Btw, laki laki tadi ternyata ISTI ya.. Seharusnya bisa menolak kemauan sang istri. Begitu sebaliknya, Istri juga harus mendukung suami apalagi sang suami berjalan di jalan yang diridhoi Allah SWT.

Yang dimaksud ibunya setan dalam perkataan laki-laki tersebut bukanlah istrinya. Tetapi setan yang berhasil menggoda istrinya sehingga menggagalkan niat mulianya untuk bersedekah guna mengalahkan tujuh puluh setan.

Apa yang dikisahkan oleh Syeikh Ibnu Muflih ini selaras dengan sebuah sabda mulia Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad bin Hanbal. Beliau meriwayatkannya dari Abu Muawiyah, dari al-A’masy, dari Ibnu Buraidah, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Seseorang baru bisa mengeluarkan sedekah setelah berhasil mengalahkan tujuh puluh setan.”

Berlaku pula makna sebaliknya, jika ingin mengalahkan tujuh puluh setan, maka bersedekahlah (tentu dengan keikhlasan).

Cara Agar Kita Terlepas dari Hutang

Berdasarkan pengalaman pribadi (bukan katanya temen lho) yang namanya hidup kadang bisa terlibat masalah hutang piutang. Dalam hal ini saya pernah hutang dan juga punya piutang. yang paling menjengkelkan adalah ketika kita punya piutang tapi susah (banget) nagihnya. Begitu juga kalo kita punya hutang. Dalam hal ini saya termasuk orang yang tertib bayar hutang kalau memang punya hutang. Berikut ada beberapa tip agar dapat (dengan cepat) melunasi hutang kita

1. Buatlah daftar dari semua hutang kita.
Buat semua daftar hutang kita.Sebenarnya ngga harus buat daftar hutang kalo cuman satu cicilan hutang aja he.. he..he... Daftar hutang harus diurutkan dari yang terbesar ke yang terkecil. Jangan lupa mencantumkan suku bunga yang berlaku untuk tiap tiap hutang.

2. Prioritaskan pembayaran
Bayar hutang yang terkecil terlebih dahulu. Lunasi sehingga tidak menjadi beban lanjutan bagi kita. Sementara bayar minimal buat hutang yang lebih besar. Jika hutang kecil dapat diselesaikan lanjutkan ke hutang yang lebih besar. Para ahli juga merekomendasikan kita untuk membayar minimal dua kali pembayaran minimal sehingga hutang kita akan selesai kurang dari tiga tahun.

3. Jangan menyelesaikan hutang dengan hutang lainnya.
Dengan kata lain jangan membuka kartu kredit untuk menyelesaikan hutang hutang masa lampau sekalipun dengan iming-iming free transfer balance. Percaya deh, menyelesaikan lubang dengan menggali lubang akan membuat kita makin pusing.

4.  Jangan berhutang lagi
Kala hutang kita lunas lupakan untuk berhutang lagi. Bayar setiap tagihan dengan tepat waktu.

Kingdom Palace

Image
Jabal Habsyi merupakan salah satu bukit yang ada di pinggiran kota Madinah, Arab Saudi. Nama bukit itu tidak asing bagi umat Islam lantaran disebut oleh Rasulullah Muhammad SAW dalam salah satu hadits.
Jabal Habsyi diyakini sebagai salah satu pertanda munculnya hari akhir atau kiamat. Di atas bukit itu, pada waktunya kelak sosok yang bernama Dajjal akan muncul dan tinggal disitu .
Di atas bukit itu kini telah berdiri sebuah komplek istana milik Kerajaan Arab Saudi yang diberi nama Kingdom Palace.
Kemunculan tempat ini sama persis dengan hadits Rasulullah, yang menyebut tanah tempat tersebut berdiri mengandung garam.
Abu Said meriwayatkan bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda,
“Dajjal akan tiba dan dia terlarang untuk memasuki kota Madinah. Dia akan tinggal di sebuah daerah bergaram di sekitar Madinah”. (Shahih Bukhari).
Dalam sebuah hadits, dari Abdullah bin Syafiqq, dari Muhjin bin Adra,
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam bersabda di hadapan orang banyak,
“Hari Pembebasan, Hari Pembebasan, Hari Pembebasan!” dan mengulanginya 3 kali.
lalu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam ditanya oleh salah seorang sahabat,
“Apakah Hari Pembebasan itu?”
Dijawab, “Dajjal (penipu pada akhir zaman), Dajjal akan datang, memanjat dan menetap di atas Jabal Habsyi, melihat ke arah Madinah dan bertanya kepada para pengikutnya; ‘Adakah Anda melihat Istana Putih itu? Itulah Masjid Muhammad’.”

Image

Kemudian Dajjal berusaha mendekati Kota Madinah dan mencari jalan di setiap sudut.
Tetapi malaikat menghalanginya dengan pedang. Dan Dajjal akan sampai ke tanah lapang al-Jurf dan membuat kemah. Madinah akan bergetar sebanyak 3 kali dan akan ada orang munafik lelaki dan wanita keluar untuk menyertai Dajjal. Ini adalah hari pembebasan.”
(Syaikh Musthafa al-‘Adawi dalam Sahih al-Musnad, Hadis al-Fitan).
Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda,
“Dajjal akan mendaki gunung dan melihat ke arah kota Madinah. Kemudian dia akan megatakan kepada para pengikutnya, ‘Kalian melihat Istana Putih itu ? Itu adalah masjidnya Ahmad'”
(Hakim dalam Mustadrak Shahih sesuai syarat dari Imam Muslim).
Kini, di pinggiran kota Madinah tepatnya di Jabal Habsyi sekitar 12,5 km dari Madinah Al-Munawarah telah berdiri sebuah bangunan megah yang didirikan oleh kerajaan Arab Saudi.
Bangunan tersebut dikenal dengan nama resmi “Kingdom Palace” atau Istana Kerajaan Saudi, tetapi penduduk setempat menurut sumber di beberapa blog dan you tube menyebutnya sebagai “Dajjal Palace” atau Istana Dajjal.

Image

Banyak ulama mengatakan bahwa bangunan tersebut dibangun di atas Gunung Bergaram (Gunung yang mineralnya mengandung unsur garam) sebagaimana telah disabdakan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam di atas.
Dan jika kita lihat dari Istana Kerajaan (Kingdom Palace) yang berada di atas Jabal Habsyi maka Masjid Nabawi berada lurus di timur Istana tersebut.
Begitu pun bila kita tarik garis lurus dari Madinah al munawarah ke Kingdom Palace maka akan berujung di negara Israel, sebagaimana kita ketahui disana terdapat danau Thabari atau Tiberias yang menjadi salah satu tanda kemunculan Dajjal dengan surut airnya, sekarang airnya sudah surut sepertiganya, padahal sejak dahulu permukaan airnya tidak pernah surut.
Kita pun telah melihat sekarang ini Masjid Nabawi tampak sangat besar dan megah juga indah bagaikan Istana Putih bahkan dilihat dari luar angkasa pun terlihat putih kemilau seperti yang diceritakan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.
Padahal pada saat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengucapkan hadits di atas, saat itu Masjid Nabawi masih sangat sederhana yang hanya terbuat dari lumpur basah berwarna kecoklatan dan juga batu bata, dan beratap pelepah daun kurma, tidak seperti sekarang yang sangat megah bak Istana putih.
Darimana Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mendapatkan pengetahuan tersebut ? Inilah salah satu tanda bukti lagi kebenaran sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam sebagai utusan Allah swt yang telah nyata adanya.
Dalam hadits yang lain, Rasulullah mengatakan Dajjal akan menggunakan istana itu menetap dan menyusun strategi menguasai Masjid Nabawi dan Kota Madinah. Tetapi, upaya itu tidak berhasil lantaran tujuh pintu masuk ke Kota Madinah dijaga para malaikat.
Sebagaimana diriwayatkan di dalam Shahih Bukhari, kelak di akhir zaman Dajjal akan terus menyerang semua manusia dan semua tempat hingga sampailah Dajjal di kota Madinah Al-Munawwah, akan tetapi Dajjal tidak bisa masuk ke dalamnya.
Maka akan berguncanglah kota Madinah dengan 3 kali gempa. Sebelumnya Madinah tidak pernah mengalami gempa, sejak Rasulullah Shallallahu a'laihi wa sallam memasuki Madinah Al-Munawwarah dikala hijrah hingga akhir zaman kota Madinah tidak akan pernah mengalami gempa terkecuali saat itu, yakni saat datangnya Dajjal laknatullah di depan gerbang Madinah Al-Munawwarah. Pada saat itu Madinah akan mengalami gempa sebanyak 3 kali guncangan sehingga menyebabkan berhamburanlah semua orang kafir dan munafik.
Maka berkata Imam Ibn Hajar di dalam kitabnya Fathul Baari bi Syarah Shahih Bukhari bahwa di kala itu Rasul mengatakan munafik, fasik, kafir, semuanya keluar dari Madinah menuju Dajjal di sebuah bukit itu kecuali orang–orang mukhlisin, yakni orang-orang yang mencintai Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang tidak akan bergeming dari Madinah Al-Munawwarah.
Imam Ibn Hajar menukil salah satu hadits dalam kitabnya Fathul Baari bi Syarah Shahih Bukhari dengan sanad yang shahih bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menjelaskan, Dajjal itu berkata,
“Itu masjid Muhammad, itu masjid Nabawi yang harus kita kuasai”. Dari kejauhan Dajjal sudah menunjuknya, kubah hijau masjidnya Rasulullah Shallallahu a'laihi wa Sallam telah ditunjuk oleh Dajjal dan berkata, “Itu masjid Muhammad, itu masjid Muhammad, kita harus sampai kesana”.
Lantas Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda sebagaimana riwayat Shahih Bukhari di saat itu Madinah mempunyai 7 pintu, dan disetiap pintunya dijaga oleh 2 malaikat sehingga Dajjal tidak bisa masuk ke dalamnya.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda, “Al-Masih Ad-Dajjal tidak akan bisa memasuki Madinah yang pada saat itu memiliki 7 gerbang (pintu) yang disetiap gerbangnya akan dijaga oleh 2 malaikat
(Shahih Bukhari).
Jika kita melihat peta Madinah Al-Munawwarah saat ini akan terlihat 7 jalan utama untuk memasuki kota Madinah Al-Munawwarah. Ketujuh jalan tersebut adalah berasal dari Jeddah, Makkah, Rabigh, Bandara, Tabuk, dan 2 lagi dari wilayah sekitarnya. Lalu siapa yang memberi pengetahuan kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengenai kota Madinah Al-Munawwarah di era modern seperti sekarang ini hingga mengetahui ada 7 pintu jalan utama ?. Inilah salah satu bukti kebenaran sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.
Semoga kita lebih bersemangat dalam beribadah, beramal shaleh dan mengurangi perbuatan yang sia-sia dalam mengisi sisa usia kita.

Saturday, December 12, 2015

Hutang Yang Diperbolehkan

Hidup di dunia ini seringkali terasa menjadi rumit dan sulit, tidak seperti apa yang kita harapkan dan diidamkan. Ada saatnya di mana kita merasakan kesulitan yang terasa sangat berat, yang bisa saja membuat kita menjadi orang yang durhaka kepada Allah SWT karena menempuh jalan yang tidak diridhoi.

Materi dan Uang menjadi hal yang begitu berharga bagi setiap insan. Dengan uang, seseorang dapat memiliki kebutuhan yang diingankannya. Akan tetapi, tak semua orang mampu mendapatkan uang dengan mudah. Maka, ketika ia tidak mempunyai uang dan tak bisa mencukupi kebutuhan hidupnya, maka berhutang pada orang atau (lembaga keuangan, tapi yang ini kurang saya anjurkan) sebagai salah satu solusinya.

Meski demikian, masalah hutang piutang ini merupakan hal yang sejak zaman dahulu pun sudah diberi keterangannya. Salah satunya orang yang berhutang karena sebab-sebab tertentu, maka Allah SWT menjaminnya.

Al-Faqih berkata, saya mendengar ayah saya berkata, “Suatu ketika Tsabit Al Bannani berada di rumah Anas bin Malik, kemudian ia menuturkan bahwasanya ia mendengar Rasulullah SAW bersabda, ‘Sesunggunya Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Agung telah menjamin hutang seorang hamba yang berhutang karena tiga hal:

1. Berhutang karena untuk menikah, dikarenakan takut terjerumus dalam pelacuran, kemudian dia tidak mampu membayarnya sampai dia mati, maka nanti pada hari kiamat Allah menjamin hutangnya.
2. Orang yang berhutang dikarenakan untuk membantu kaum muslimin untuk keluar ke peperangan (jihad).
3. Apabila seseorang berhutang untuk kafan orang yang meninggal dunia, karena sesungguhnya Allah Ta’ala akan memberikan kepuasan kepada orang yang dihutanginya nanti pada hari kiamat.”

Kemudian Tsabit masuk ke rumah Al Hasan Al Bashri dan menyebutkan apa yang baru saja ia dengar dari Anas, kemudian Al Hasan Al Bashri berkata: Anas telah tua dan lupa untuk menyebutkan sesuatu yang lebih utama daripada itu semua, yaitu:
“Bahkan bersamaan dengan mereka, Allah Ta’ala menjamin seseorang yang berhutang untuk memberi nafkah keluarganya dan telah berusaha dengan sungguh-sungguh untuk membayarnya, namun ia tidak bisa membayarnya sampai mati, maka tidak ada perkara antara dia dan orang-orang yang menghutanginya nanti pada hari kiamat.”
 
 

Dukhon

Saat ini di dunia dan juga tentu saja termasuk indonesia, sedang perjadi pandemi yang berasal dari corona. Nama legkapnya virus corona. Ata...