Wednesday, November 9, 2016

Amalan Dalam Kesulitan

Hasil gambar untuk kesulitan
Sahabat Dunia Islam, Rasulullah shallahu ‘alaihi wasallam pernah bercerita tentang pertemuan seorang laki-laki dengan seekor anjing dalam sebuah tempat tak jauh dari sumur. Kisah perjumpaan itu dimulai ketika tenggorokan lelaki tersebut betul-betul telah kering.
Lelaki ini terus melangkah meski dahaga menyiksanya sepanjang perjalanan, hingga ia menemukan sebuah sumur, lalu terjun dan meminum air di dalamnya. Air yang mengaliri kerongkongnya cukup untuk menyembuhkan rasa haus itu. Lidahnya kembali basah, tenaganya sedikit bertambah.
Saat keluar dari lubang laki-laki ini terperanjat. Di hadapan matanya sedang berdiri seekor anjing dengan muka memelas. Napasnya kempas-kempis. Lidahnya menjulur-julur. “Anjing ini pasti mengalami dahaga sangat seperti yang telah aku derita,” kata si lelaki.
Laki-laki tersebut seperti menyadari bahwa meski haus, anjing sekarat itu tak mugkin turun ke dalam sumur karena tindakan ini bisa malah mencelakakanya. Seketika ia terjun kembali ke dalam sumur. Sepatunya ia penuhi dengan air, dan naik lagi dengan beban dan tingkat kesulitan yang bertambah. Si lelaki bahagia bisa berbagi air dengan anjing.
Apa yang selanjutnya terjadi pada lelaki itu?
Rasulullah berkata, “Allah berterima kasih kepadanya, mengampuni dosa-dosanya, lantas memasukkannya ke surga.” Para sahabat bertanya, “Wahai, Rasulullah! Apakah dalam diri binatang-binatang terkandung pahala-pahala kita?”
“Dalam setiap kesulitan mencari air terkandung pahala,” sahut Nabi.
Kisah di atas mengingatkan kita pada keharusan bersifat welas asih kepada sesama makhluk, termasuk binatang. Tapi, bukankah anjing adalah binatang haram? Bukankah keringat dan air liurnya termasuk najis tingkat tinggi dan karenanya harus dijauhi?
Setiap Amalan Dalam Kesulitan Terkandung Pahala Yang Sangat Besar , Cerita tersebut Rasulullah justru menyadarkan kita bahwa status haram dan najis tak otomatis berbanding lurus dengan anjuran membenci, melaknat, dan menghinakan. Bukankah Rasulullah pernah berujar, “Irhamû man fil ardl yarhamkum man fis samâ’ (sayangilah yang di bumi, niscaya yang di langit akan menyayangimu.”

Sunday, November 6, 2016

Dahsyatnya Hari Kiamat Dan Siksa Neraka

Hasil gambar untuk kiamat
Rasulullah saw bersabda :"matahari pada hari kiamat didekatkan kepada manusia sehingga jaraknya dari mereka 1 mil (tidak diketahui jarak 1 mil) , maka manusia tenggelam dalam keringat mereka sesuai dengan amal masing-masing ,Diantaranya mereka ada yang sampai dua mata kakinya ,ada yang sampai dua lututnya ,ada yang sampai pinggangnya dan ada yang sampai tenggelam olehnya" (Hr.Muslim)

Betapa pedihnya siksa neraka, bagaimana sakitnya di siksa sampai badan hancur tetapi tidak mati-mati ketika di neraka. Yang terdengar hanya jeritan dan rintihan tangis sakit kepedihan.

1. Kulit mereka diganti dengan yang baru, sebagaimana Allah berfirman yang artinya, "Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan adzab." (An Nisa' : 56).

2. Bara apinya membakar sampai ke hati, sebagaimana Allah berfirman yang artinya,"(Yaitu) api (yang disediakan) Allah yang dinyalakan, yang (membakar) sampai ke hati." (Al Humazah: 6-7).

3. Mereka diseret ke neraka di atas wajah mereka, sebagaimana dalam firman-Nya yang artinya, "(Ingatlah) pada hari mereka diseret ke neraka atas muka mereka." (Al Qomar: 48).

4. Minuman mereka adalah besi yang mendidih, sebagaimana Allah berfirman yang artinya, "Dan jika mereka meminta minum, niscaya mereka akan diberi minum dengan air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan muka. Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek." (Al Kahfi: 29).

Begitu syadiid (keras dan pedih) siksaan neraka, lalu siksaan apa yang paling ringan untuk penghuni neraka ?

Rasulullah bersabda yang artinya, " Sesungguhnya penduduk neraka yang paling ringan siksanya adalah orang yang mengenakan dua sandal dari neraka lalu mendidih otaknya karena sangat mencekam panas dua sandalnya. "(Hr.Muslim).

Naudzubillah

Saturday, October 29, 2016

Segelas Susu

Hasil gambar untuk segelas susu
Ạ̣̣̇̇̇̇da seorang anak lelaki miskin. Ia sangat lapar,tapi tak punya uang. Anak itu memutuskan mengetuk pintu sebuah rumah untuk meminta makanan. Namun keberaniannya lenyap saat pintu dibuka oleh seorang gadis muda. Anak itu tidak jadi meminta makanan, ia hanya meminta segelas air Gadis itu tahu, anak ini pasti lapar
Maka, ia membawakan segelas besar susu.
"Berapa harga segelas susu ini?" tanya anak lelaki itu.
"Ibu mengajarkan kami, jangan minta bayaran atas perbuatan baik kami." jawab si gadis muda iŧυ.
"Aku berterima-kasih dari hati yg paling dalam...!" balas si anak lelaki dan si anak lelaki tsb berusaha untuk mengetahui nama gadis yg telah menolongnya itu .

Sekian tahun berlalu … Gadis itu tumbuh menjadi wanita dewasa , suatu ketika dia  mengalami sakit kronis , para Dokter di kota kecilnya telah angkat tangan semuanya , lalu ia dibawa ke kota besar, dimana terdapat dokter spesialis , Dokter Howard Kelly dipanggil untuk melakukan pemeriksaan.
Pada saat si Dokter tahu nama kota asal wanita itu, terbersit pancaran aneh dimata dokter tsb .
Bergegas ia turun dari kantornya di lantai atas menuju kamar wanita tersebut,
dalam balutan baju putih kedokterannya, ia langsung mengenali wanita iŧυ. Setelah melalui perjuangan panjang, akhirnya wanita itu bisa disembuhkan
Wanita itu menerima amplop tagihan RS dalam ketakutan , karena ia tahu Ia tak akan mampu membayar, meski dicicil seumur hidup , dengan tangan bergetar, ia membuka amplop itu, & menemukan catatan dipojok atas tagihan...
"Telah dibayar lunas dengan segelas susu"
Tertanda,
Dr. Howard Kelly.

Wanita itu akhirnya berusaha mengingat-ingat kejadian yg sebenarnya sudah hampir terlupakan , setelah lama mengingat-ingat akhirnya dia menyadari bahwa dokter ini adalah bocah lelaki miskin yg pernah diberinya segelas susu hangat , tentu ia tak mengira kalau pada suatu hari dia diselamatkan berkat segelas susu yg pernah dia berikan sekian tahun yang lalu .

Cerita diatas itu adalah kejadian yang benar-benar terjadi dan itu memberi teladan pada kita untuk tidak ragu berbuat baik & tidak mengharapkan balasan atas perbuatan baik karena pada akhirnya, buah perbuatan akan selalu mengikuti kita.

Siapakah dr. Howard Kelly?
Ia tak lain adalah anak kelaparan yang pernah ditolong wanita tsb. Cerita ini disadur dari buku pengalaman Dr.Howard Kelly dalam perjalanannya melalui Northern Pennsylvania . Dokter Howard Kelly adalah dokter yang sangat dihormati , Pada tahun 1895, ia mendirikan Division of Gynecologic Oncology di John Hopkins University.

Note :
Dari cerita diatas Dr. Howard Kelly telah memberikan kita pelajaran bahwa betapapun kecilnya budi dan pertolongan yg kita terima dari orang lain harus berusaha kita balas .
Si Wanita itupun juga memberi kita pelajaran bahwa bila kita menolong orang maka tolonglah dgn penuh kerelaan & keikhlasan tanpa mengharapkan suatu balasan .
Bila kita menolong orang dengan mengharapkan balasan itu artinya kita Bukanlah Menolong dengan Tulus melainkan kita sedang melepas Hutang yang pada suatu ketika akan kita tagih.

Kebencian dan Efeknya

Hasil gambar untuk kentang
Seorang Ibu Guru taman kanak-kanak (TK) mengadakan"permainan".
Ibu Gurumenyuruh tiap² muridnya membawa kantong plastiktransparan 1 buah dan kentang. Masing-masing kentang tersebut diberi nama berdasarkan nama orang yang dibenci, sehingga jumlah kentangnya tidak ditentukan berapa ... tergantung jumlah orang-orang yang dibenci.

Pada hari yang disepakati masing-masing murid membawa kentang dalam kantong plastik. Ada yang berjumlah 2, ada yang 3 bahkan ada yang 5. Sepertiperintah guru mereka tiap² kentang diberi nama sesuainama orang yangdibenci. Murid-murid harus membawa kantong plastik berisikentang tersebutkemana saja mereka pergi, bahkan ke toilet sekalipun,selama 1 minggu.

Hari berganti hari, kentang-kentang pun mulai membusuk,murid-murid mulai mengeluh, apalagi yang membawa 5 buah kentang, selain berat baunya juga tidak sedap.Setelah 1 minggu murid-murid TK tersebut merasa lega karena penderitaan merekaakan segera berakhir.

Ibu Guru : "Bagaimana rasanya membawa kentang selama 1minggu ?"
Keluarlah keluhan dari murid² TK tersebut, padaumumnya mereka tidak merasa nyaman harus membawa kentang-kentang busuk tersebut kemanapun mereka pergi. Gurupun menjelaskan apa arti dari "permainan" yang mereka lakukan.

Ibu Guru : "Seperti itulah kebencian yang selalu kita bawa-bawa apabila kita tidak bisa memaafkan orang lain. Sungguh sangat tidak menyenangkan membawa kentang busuk kemana pun kita pergi. Itu hanya 1minggu. Bagaimana jikakita membawa kebencian itu seumur hidup ? Alangkah tidak nyamannya ..."

Untuk itu marilah kita hapuskan rasa benci kita kepada semua orang.. Percayalah Allah Maha Mengetahui, Ia mengetahui prasangka setiap hamba-Nya..

Wednesday, October 26, 2016

Penyebaran Umat Manusia

Hasil gambar untuk penyebaran umat manusia
Jumlah penduduk dunia saat ini kurang-lebih sebanyak 7,2 miliar jiwa dan diperkirakan angkanya akan naik hingga 8,5 miliar jiwa pada tahun 2030. Jumlah populasi manusia ini akan terus bertambah dari masa ke masa sejak diciptakannya manusia pertama oleh Allah SWT.

Manusia pertama yang Allah SWT ciptakan adalah Nabi Adam AS dan Hawa. Awalnya, Allah SWT menempatkan mereka di surga. Akan tetapi, setan terus berusaha merayu Nabi Adam dan Hawa untuk melanggar larangan Allah, yaitu mendekati pohon khuldi, bahkan mereka memakan buahnya. Adam dan Hawa kemudian diturunkan ke bumi dengan terpisah.
Ibnu Khaldun, dalam kitab Muqaddimah-nya menulis tentang sebuah masjid di salah satu propinsi di India bernama masjid Adam AS. Beberapa riwayat memang mengatakan bahwa Nabi Adam memang diturunkan di India, sementara Hawa diturunkan di Mekah. Nabi Adam AS pun mencari istrinya, hingga mereka dipertemukan oleh Allah di Arafah. Sejak saat itu, keduanya menjadi manusia pertama yang tinggal di muka bumi.

Kehidupan Adam dan Hawa pada mulanya tanpa masalah berarti. Setiap kehamilan, Hawa selalu melahirkan sepasang bayi kembar, laki-laki dan perempuan. Masalah yang cukup rumit muncul ketika anak-anak mereka, khususnya dua anak laki-laki dari kehamilan pertama dan kedua, Qabil dan Habil, beranjak dewasa dan sudah waktunya menikah. Nabi Adam AS kemudian berdoa meminta petunjuk. Apa yang harus dia lakukan dengan anak-anaknya yang telah beranjak dewasa. Allah SWT menyuruh Adam untuk menikahkan anak-anaknya secara silang. Qabil menikah dengan saudara perempuan Habil, Habil menikah dengan saudara perempuan Qabil.

Dalam kitab tafsir Bahrul ‘Uluum karya Abu al-Laits Nashr as-Samarqandi disebutkan, saudara perempuan Qabil bernama Iqlima, dan saudara perempuan Habil bernama Labudza.
Qabil ingin menikahi saudara perempuannya sendiri dan tidak ingin menikah dengan saudara perempuan Habil. Nabi Adam pun meminta Qabil dan Habil mengajukan kurban. Siapa yang kurbannya diterima, hendaknyalah yang akan dituruti.

Allah SWT menceritakan kisah kedua anak Adam ini dalam firmannya,
“Dan ceritakanlah (Muhammad) yang sebenarnya kepada mereka tentang kisah kedua putra Adam, ketika keduanya mempersembahkan kurban, maka (kurban) salah seorang dari mereka (Habil) diterima dan dari yang lain (Qabil) tidak diterima. Dia (Qabil) berkata, ‘Sungguh, aku pasti membunuhmu!’ Dia (Habil) berkata, ‘Sesungguhnya Allah hanya menerima (amal) dari orang yang bertakwa. Sungguh, jika engkau (Qabil) menggerakan tanganmu kepadaku untuk membunuhku, aku tidak akan menggerakkan tanganku kepadamu untuk membunuhmu. Aku takut kepada Allah, Rabb seluruh alam. Sesungguhnya aku ingin agar engkau kembali dengan (membawa) dosa (membunuh)ku dan dosamu sendiri, maka engkau akan menjadi penghuni neraka; dan itulah balasan bagi orang yang zalim.’ Maka nafsu (Qabil) mendorongnya untuk membunuh saudaranya, kemudian dia pun (benar-benar) membunuhnya, maka jadilah dia termasuk orang yang rugi,”(QS. Al-Ma’idah: 27-31).

Dalam kitab al-Kasyf wal Bayaan, karya Abu Ishaq Ahmad an-Nisaburi ditulis, sekitar lima tahun setelah Habil terbunuh, Hawa melahirkan seorang anak yang diberi nama Syits, artinya hadiah dari Allah. Sebagai ganti Habil yang telah tiada. Dari keturunan syits inilah asal mula dari kedua puluh lima nabi dan rasul yang disebutkan dalam al-Qur’an.

Tidak ada keterangan pasti dalam al-Qur’an berapa jumlah anak yang dilahirkan oleh Hawa. Sementara di beberapa kitab sejarah dan tafsir memuat beragam jumlah, dari ratusan hingga ribuan orang, karena usia hidup Adam dan Hawa yang sangat panjang.

Setelah pembunuhan terhadap Habil. Sebagian riwayat menyatakan bahwa Qabil diusir oleh Nabi Adam. Dia pergi ke arah negeri Irak, menyendiri dan terus merenung. Iblis pun datang dan berbisik kepadanya, “Kurban Habil diterima karena dia menyembah api dan melayaninya. Maka buatlah api untuk kau sembah dan anak keturunanmu.”

Qabil pun menjadi manusia pertama yang menyembah api. Dia mati dibunuh oleh anaknya sendiri dan anak keturunannya menjadi para pelaku maksiat.
Selanjutnya diriwayatkan bahwa pada saat terjadi banjir Nabi Nuh (Nuh adalah cicit Nabi Idris AS, dan Nabi Idris merupakan generasi kelima dari keturunan syits bin Adam) semua keturunan Qabil menajdi korban, karena mereka adalah golongan yang memang dimusnahakan.

Pendapat dari beberapa sejarawan dan arkeolog modern menyatakan, bahwa banjir Nabi Nuh tidak menjangkau seluruh permukaan bumi, sehingga terdapat banyak anak keturunan Nabi Adam di berbagai tempat yang tidak terjangkau bencana dahsyat itu dan mereka tetap melanjutkan keturunan.
Ada banyak anak Nabi Adam yang kisah hidup mereka tidak dimuat dalam al-Qur’an, as-Sunnah, maupun kitab-kitab sebelum al-Qur’an. Mereka tersebar di berbagai belahan dunia. Periode Nabi Nuh mungkin menjadi awal mula manusia mengenal pelayaran, sehingga penyebaran mereka ke berbagai belahan dunia menjadi lebih mudah.

Penelitian oleh para ahli sejarah menyatakan bahwa migrasi umat manusia telah terjadi puluhan bahkan ratusan ribu tahun sebelum masehi, dari berbagai wilayah di Afrika dan Asia ke berbagai penjuru dunia.
Allah SWT mungkin sengaja tidak menceritakan jumlah dan kisah hidup, dan hanya menceritakan sebagian saja, supaya menjadi “pekerjaan rumah” bagi manusia, khususnya para sejarawan, peneliti, dan arkeolog, untuk melacak jejak mereka dengan seluruh kemampuan, dan kecanggihan teknologi yang mampu mereka capai. [mila/islampos]
Sumber: Kerajaan Al-Qur’an/Hudzaifah Ismail/Penerbit: Penerbit Almahira/2012

Tuesday, October 25, 2016

Raja Sehari

Hasil gambar untuk raja kartun
 Pernah hidup seorang Raja tua yang sangat bijaksana, memerintah sebuah negeri yang aman tenteram dan makmur sentosa. Suatu malam, Raja tua dan pembantunya berkeliling kota dan menemukan sebuah gubug yang kumuh.
Raja tua mengendap mendekati gubug itu dan mencuri dengar. Rupanya gubug itu dihuni oleh seorang janda miskin beranak satu. Sang anak menangis kelaparan,sementara sang Ibu sibuk menghibur si anak. “Sabarlah nak. Ibu akan menghadap Raja besok. Ibu dengar dia Raja yang murah hati. Dia pasti akan memberikan makanan bagi kita”.
Raja tua terenyuh hatinya dan memanggil sang pembantu, “Jika mereka sudah tidur, ambil anaknya dan letakkan di tempat tidurku. Besok, aku ingin dia menjadi Raja selama satu hari. Sehingga saat Ibunya datang menghadap, dia bisa memberikan sebanyak apapun harta kekayaan istanaku kepada ibunya.”
Si anak bangun tidur di kamar Raja yang mewah. Para pelayan istana memberikan penghormatan kepada si anak, selayaknya seorang Raja. Mereka melayani dia dari keperluan mandi hingga sarapan. Dari pagi hingga siang, si anak bermain-main dengan para Pangeran dan Putri istana. Semuanya menghormati dia selayaknya seorang Raja. Si anak mulai berpikir bahwa dia akan seterusnya tinggal di istana sebagai seorang Raja. Dia mulai menikmati segala kemewahan disekelilingnya.
Tiba saatnya Raja duduk di ruang sidang, memutuskan masalah rakyat. Disamping singgasana Raja, duduk Penasihat Agung Kerajaan, yang tiada lain adalah Raja tua yang asli. Satu demi satu Raja memutuskan urusan rakyat dengan bijaksana, atas saran bijak Penasihat Agung. Hingga tiba giliran sang Ibu yang miskin untuk menghadap. Malu, sang Ibu hanya tertunduk, tidak berani memandang Raja. Tapi Raja dapat mengenali Ibunya. Usai mendengarkan penuturan ibunya, Raja memerintahkan untuk memberikan dua karung gandum dan sepuluh keping uang emas kepada ibunya. Penasihat Agung dan pembesar lainnya terkejut.
“Yang Mulia,” tegur Penasihat Agung. “Kekayaan istana ini sungguh tidak terbatas. Kita bisa memberikan lebih banyak lagi.”
“Yang Mulia,” Menteri Pangan bangkit dari kursinya. “Menurut perhitungan hamba, jika Tuanku menyerahkan 1000 lumbung padi sekalipun, negara masih memiliki kelimpahan yang tidak terbatas. Saran hamba, berikanlah lebih dari itu.”
“Tuanku,” Bendahara Negeri ikut menimpali. “Menurut hitungan hamba, jika Tuanku mengeluarkan seluruh persediaan emas negara untuk Ibu ini, negara masih tetap kaya karena bulan depan kita akan memperoleh pendapatan emas dua kali lipat dari hari ini. Saran hamba, berikanlah lebih dari itu.”
Demikianlah, Penasihat Agung dan satu demi satu pembesar kerajaan mencoba membujuk Raja untuk memberikan lebih kepada Ibunya. Tetapi Raja tidak perduli. Dia bahkan marah dengan usulan-usulan yang dianggap mempertanyakan otoritasnya itu. Sang Ibu yang miskin akhirnya pulang dengan dua karung gandum dan sepuluh keping uang emas.
Ketika matahari tenggelam, si anak tertidur kelelahan. Raja tua berkata kepada pembantunya, “Aku telah menggenapi janjiku untuknya. Kembalikan lagi dia ke rumah Ibunya.” Sang anak terbangun kembali di gubugnya. Dia pikir dia baru bermimpi. Namun dia terkejut mendengar cerita Ibunya. Si anak segera menyadari kesalahannya, dan berlari ke istana menemui Raja tua.
“Yang Mulia, ampuni hamba. Hamba kini menyadari maksud Baginda. Hamba mohon, kembalikan hamba menjadi Raja, agar hamba bisa memberikan lebih kepada Ibu hamba.”
“Tidak bisa,” kata Raja.
“Satu menit saja, Yang Mulia. Sekedar memerintahkan untuk memberikan lebih kepada ibunda hamba.”
“Anakku,” kata Raja. “Waktumu telah berlalu. Apa yang telah engkau berikan untuk ibumu, itulah yang akan engkau nikmati.”
* * *
” Dan berikanlah peringatan kepada manusia terhadap hari (yang pada waktu itu) datang azab kepada mereka, maka berkatalah orang-orang yang zalim: “Ya Rabb kami, beri tangguhlah kami (kembalikan kami ke dunia) walaupun dalam waktu yang sedikit, niscaya kami akan mematuhi seruan Engkau dan akan mengikuti rasul-rasul” .(Kepada mereka dikatakan): “Bukankah kamu telah bersumpah dahulu (di dunia) bahwa sekali-kali kamu tidak akan binasa?” (Al- Quran S. 14:44)
Semoga kita semua tidak tertipu seperti anak itu, yang mengira dia akan menjadi Khalifah / Raja selamanya di atas dunia.

Monday, October 24, 2016

Harga Keajaiban

Hasil gambar untuk anak kecil berdoa
Sally berumur 8 tahun, ketika dia mendengar orangtuanya sedang berbicara mengenai adik laki-lakinya, Georgi, yang menderita sakit parah. Hanya operasi yang sangat mahal, yang bisa menyelamatkannya. Namun keluarga Sally tidak punya biaya.

Sally mendengar ayahnya berkata, "Hanya keajaiban yang bisa menyelamatkannya!"

Maka Sally pun berlari, mengambil celengan dari tempat persembunyiannya, lalu dikeluarkannya semua isi celengan ke lantai dan menghitung semua uangnya.

Dengan membawa uang, Sally menyelinap keluar dan pergi ke apotek.

"Apa yang kamu perlukan?" tanya apoteker di sana.

"Saya mau bicara mengenai adikku. Dia sakit dan saya perlu 'keajaiban'," jawab Sally.

"Hah, apa maksudmu?"

"Ayahku mengatakan, hanya 'keajaiban' yang bisa menyelamatkan jiwanya. Jadi, berapa harganya?"

"Kami tidak menjual keajaiban, adik kecil."

"Saya punya uang. Katakan saja, berapa harga keajaiban?"

Seorang pria berpakaian rapi berhenti di situ dan bertanya, "Keajaiban jenis apa yang diperlukan oleh adikmu?"

"Saya tak tahu," jawab Sally. Air mata mulai menetes di pipinya. "Saya hanya tahu, dia sakit parah dan ayah mengatakan bahwa ia perlu dioperasi. Orangtuaku tidak mampu membayarnya. Tapi saya punya uang."

"Berapa uang yang kamu punya?"

"Satu dolar dan sebelas sen," jawab Sally dengan bangga.

"Kebetulan sekali," kata pria itu sambil tersenyum. "Satu dolar dan sebelas sen adalah harga yang tepat untuk membeli 'keajaiban' yang dapat menolong adikmu."

Pria itu mengambil uang tersebut, kemudian menggenggam tangan Sally sambil berkata, "Bawa saya kepada adikmu. Saya mau bertemu dengannya, juga orangtua kamu."

Teman-teman, pria itu adalah Dr. Carlton Armstrong, ahli bedah saraf ternama. Ia segera mengoperasi Georgi, tanpa biaya tambahan. Tak lama, Georgi sudah dapat pulang ke rumah dalam keadaan sehat.

Orangtua Georgi sangat bahagia.
Sally pun tersenyum... Kini, ia tahu pasti harga "keajaiban", yakni satu dolar dan sebelas sen... ditambah dengan KEYAKINAN.

http://oaseindonesia.com/artikel/1179/harga-sebuah-keajaiban/#.WA37UkAp6ho

Dukhon

Saat ini di dunia dan juga tentu saja termasuk indonesia, sedang perjadi pandemi yang berasal dari corona. Nama legkapnya virus corona. Ata...